5 Fakta Tentang Zakat dalam Syariat Islam

5 Fakta Tentang Zakat dalam Syariat Islam

Sama halnya dengan shalat, ilmu tentang zakat juga wajib kita ketahui. Hal ini dikarenakan zakat bagian dari rukun Islam ke-4 yang wajib kita tunaikan dengan syarat-syarat tertentu.

Sebelum melaksanakan sesuatu, kita dituntut tuk tahu terlebih dahulu ilmunya. Terlebih dalam urusan ibadah, ibadah tanpa didasari ilmu hanya akan mendatangkan kesia-siaan.

Untuk itu, sebagai umat Islam yang taat, patut kiranya kita tahu ilmu tentang zakat. Berikut merupakan pengetahuan tentang zakat yang penting tuk diketahui.

  1. Zakat Adalah Rukun Islam Ke-4

Fakta pertama tentang zakat dalam syariat Islam adalah zakat bagian dari Rukun Islam ke-4 yang wajib kita tunaikan. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW, berikut:

"Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan.'" (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

  1. Hukum Mengeluarkan Zakat Wajib

Dilihat dari hukum mengeluarkannya, zakat bagi umat Islam adalah kewajiban. Hal ini dengan ketentuan dan syarat yang diatur dalam syariat Islam. Kewajiban mengeluarkan zakat termaktub dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Yang artinya: "Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Baqarah: 110).

Baca juga https://artikel.sedekahonline.com/pengertian-zakat-yang-harus-kita-tahu#ixzz78P7FFNMg

  1. Macam Zakat: Zakat Fitrah dan Zakat Maal

Zakat dibagi menjadi dua golongan, yaitu Zakat Fitrah dan Zakat Maal. Zakat Fitrah itu sendiri merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim pada bulan Ramadhan hingga khotib naik ke atas mimbar pada sholat Idul Fitri.  

Sedangkan Zakat Maal dapat dipahami sebagai zakat yang dikenakan pada harta yang dimiliki oleh individu muslim atau badan usaha umat muslim dengan syarat dan ketentuan sesuai syariat.

  1. Syarat Dikenakan Zakat­­­­­­­­­

Dalam syariat Islam, seseorang wajib mengeluarkan zakat jika harta yang ia punya telah memenuhi syarat. Ada pun syarat wajib mengeluarkan zakat sebagai berikut:

  • Islam
  • Merdeka
  • Berakal
  • Baligh
  • Kepemilikan harta sampai nisab
  • Haul (batas waktu satu tahun)
  • Tidak adanya hutang
  1. Terdapat 8 Asnaf (Orang yang Berhak Menerima Zakat)

8 Asnaf atau orang yang berhak menerima zakat dalam Islam diterangkan dalam surat At-Taubah ayat 60, berikut:

 اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Yang artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanya untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hati (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan , sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.”

MRIM

Klik untuk sedekah: www.sedekahonline.com