Bagaimana Hadist Tentang Infaq dan Sedekah?

Sebagai muslim pasti anda sering mendengar tentang infaq dan sedekah. Namun, apakah anda tahu perbedaan keduanya? Dan bagaimana hadist tentang infaq dan sedekah?

Bagaimana Hadist Tentang Infaq dan Sedekah?

Bagaimana Hadist Tentang Infaq dan Sedekah?

Sebagai muslim pasti anda sering mendengar tentang infaq dan sedekah. Namun, apakah anda tahu perbedaan keduanya? Dan bagaimana hadist tentang infaq dan sedekah? Sebelumnya di dalam Islam akan banyak sekali anda dengar dan sering anda lakukan namun anda tidak cukup mengerti tentang perbedaan zakat, infak, sedekah dan waqaf.

Infaq

Indonesia mengenal BAZIS atau Badan Amil Zakat Indonesia. Tetapi, tahukah anda mengapa bisa digolongkan menjadi ZIS? Pertama anda harus mengerti terlebih dahulu bahwa penggolongan ini awalnya didasarkan pada hukumnya yakni fardhu (wajib dilakukan) serta sunah (tidak wajib untuk dilakukan) dan yang tergolong dalam hukum fardhu yakni zakat serta infak. Zakat memiliki hukum fardhu ain dan terbagi menjadi dua yakni zakat fitrah serta zakat mal. Sedangkan infak memiliki hukum fardhu kifayah. Lalu, untuk sedekah memiliki hukum sunnah. 

Secara bahasa infaq memiliki arti untuk membelanjakan harta di jalan Allah. Sedangkan secara terminologi syariat pengertian infaq merupakan suatu hal atau kepentingan yang diperintahkan dalam Islam untuk menolong orang yang sedang membutuhkan misalnya membantu menyantuni yatim piatu, menyumbang untuk keperluan pembangunan serta operasional masjid dan menolong orang yang terkena musibah misalnya bencana alam. 

Hadist tentang infaq dan sedekah diriwayatkan oleh Ima Ar-Razi yang menyatakan bahwa siapa saja yang menafkahkan hartanya di jalan Allah maka niscaya Allah akan menggantinya. Abu Hurairah juga meriwayatakan bahwa Nabi Muhammad SAW memberitahukan bahwasanya Allah menyuruh keturunan Adam untuk berinfak dan Allah akan memberi rizki kepada siapapun yang berinfak di jalan Allah.
 
Sedekah

Sedekah atau Shadaqah berasal dari kaya “shidqoh” yang memiliki arti benar. Sebenarnya, sedekah ini memiliki makna yang jauh luas jika dibandingkan dengan infaq. Shadaqah dapat dilakukan melalui infaq, zakat serta kebaikan non material lain. Hadist tentang infaq dan sedekah khususnya sedekah yang diriwayatkan oleh Muslim menyatakan bahwa Rasulullah membeir jawaban kepada orang – orang miskin yang memiliki rasa iri kepada orang yang banyak hartanya, “Setiap kalimat subhanallah merupakan shadaqah, setiap kalimat allahuakbar merupakan shadaqah, setiap alhamdulillah adalah shadaqah, setiap laa illa ha illallah adalah shadaqah, setiap perbuatan amar ma’ruf merupakan shdaqah, setiap nahi munkar adalah shadaqah dan ketika suami menyalurkan syahwatnya kepada istri sah merupakan sebuah shadaqah”.

Bahkan sebuah senyum tulus ikhlas yang diberikan kepada sesama makhluk merupakan sebuah shadaqah. Sehingga sedekah atau shadaqah merupakan perbuatan yang cukup mudah untuk dilakukan asalkan niat dari semua perbuatan baik tersebut untuk mengharapkan keridhoan Allah SWT. Sebagai perbuatan yang tergolong sunnah, perbuatan sedekah jika anda lakukan maka nantinya anda akan mendapat pahal sedangkan jika anda tidak melakukannya pun anda tidak mendapatkan dosa. Wallahua’lam bisshawab.