Digitalisasi Wakaf, Ikhtiar Agar Para Nazhir Tetap Berprestasi Ditengah Pandemi

Digitalisasi Wakaf, Ikhtiar Agar Para Nazhir Tetap Berprestasi Ditengah Pandemi

Pandemi covid-19 yang tak kunjung usai telah membawa tren baru dalam dunia wakaf. Saat ini, pewakif (orang yang menunaikan wakaf) digiring untuk menunaikan wakaf secara digital. Hal ini selain untuk mengurangi resiko terpapar wabah, juga merupakan ikhtiar agar para nazhir wakaf tetap berprestasi.

"Agar Nazhir Wakaf tetap berprestasi di era pandemi covid-19, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan salah satunya adalah digitalisasi wakaf." Demikian menurut Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an Abdul Ghofur dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Webinar Series dan Lelang Wakaf dengan tajuk Pekan Inspirasi dan Lelang Wakaf untuk Indonesia Maju pada Rabu (7/10) siang.

Menurut Ghofur, digitalisasi wakaf akan sangat mempengaruhi perluasan pengaruh wakaf terhadap masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat perlu diberikan edukasi melalui berbagai platform digital. Terlebih penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, WhatsApp dan lain sebagainya tak bisa dilepaskan dari masyakarat Indonesia saat ini.

Harapannya, masyarakat lebih mengenal dan mau belajar tentang wakaf. Sebab, wakaf tak hanya salah satu ibadah yang pahalanya kekal hingga akhirat, namun juga salah satu alternatif membangun infrastruktur umat yang nantinya dimanfaatkan juga untuk umat.

Sudah wakaf hari ini? Yuk klik: SedekahOnline.com