Warga Dusun Tuampana Mulai Bangun Rumah Qur’an

PPPA Daarul Qur’an bersama warga memulai bangun Rumah Quran untuk 49 Kepala Keluarga di Dusun Tuampana (dusun VI).

Warga Dusun Tuampana Mulai Bangun Rumah Qur’an

Enam bulan berlalu, seolah warga korban gempa Donggala terlupakan. Bertahan hidup dalam gubuk dan bedeng, warga tetap sabar menanti harapan. 

Terlebih musim hujan dan angin, warga kian nestapa. Penyakit mulai berdatangan seiring hunian yang amat memprihatinkan. 

Hingga akhirnya PPPA Daarul Qur’an di Desa Saloya, Kecamatan Sindue Tambosabora, Donggala, Sulawesi Tengah. Delapan dusun di Saloya semuanya terdampak gempa hebat. Sebagian besar rata dengan tanah. 

PPPA Daarul Qur’an bersama warga memulai bangun Rumah Quran untuk 49 Kepala Keluarga di Dusun Tuampana (dusun VI). Rumah Qur’an tersebut dibangun dengan sistem gotong royong berkelompok. Warga Tuampana yang mayoritas suku Kaili dan Bugis, memanfaatkan puing-puing rumah yang masih bisa digunakan. 

Selain hunian, PPPA Daarul Qur’an mendampingi warga untuk memulai program Tahfizul Quran. Ustadz Nur Aryatno didaulat sebagai pendamping plus Dai di pedalaman Saloya. 

Kedepan, program hunian, tahfizh dan pemberdayaan ekonomi akan terintegrasi dalam Kampung Qur’an Tuampana, sebuah kawasan pengembangan masyarakat berbasis tahfizul Quran.

Mari terus dukung program Rumah Qur’an Untuk Palu dan Donggala, agar masyarakat Dusun Tuampana bisa segera memiliki hunian yang bisa melindungi mereka dari panas dan hujan; dan semoga donasi yang dikeluarkan bisa menjadi penggugur dosa-dosa dan menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirar kelak. Aamiin.[Jay/mnx]