Tenda Tahfidz untuk Korban Banjir Masamba

Tenda dibangun di pengungsian Meli, Baebunta, Luwu Utara.

Tenda Tahfidz untuk Korban Banjir Masamba

Duka Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan belum usai akibat banjir bandang pada pertengahan Juli 2020 silam, hingga kemudian banjir kembali datang pada Selasa (4/8) malam. Hal ini dikarenakan hujan deras mengguyur bagian hulu Kecamatan Masamba sejak Selasa siang, yang  membuat Sungai Masamba meluap dan merendam permukiman warga di Bone Tua, Bone, dan Desa Baloli dengan ketinggian banjir bervariasi antara 50 hingga 80 sentimeter.

Tim Siaga Bencana (SIGAB) Laznas PPPA Daarul Qur'an yang tengah berjaga di sana langsung bergerak untuk melakukan evakuasi warga. "Kami kebetulan sedang berada di lokasi pada saat itu. Air setinggi paha orang dewasa. Kami juga membantu melakukan evakuasi warga dari tenda pengungsian ke tempat yang lebih tinggi lagi. Kemudian pada Rabu, Alhamdulillah banjir surut, namun jembatan kembali ditutup," demikian ujar Kepala Cabang Laznas PPPA Daarul Qur'an Makassar, Andi Kurniawan kepada SedekahOnline pada Kamis (6/8).

Tak hanya berjaga dan membantu evakuasi warga, tim SIGAB PPPA Daarul Qur'an Makassar juga membangun tenda-tenda di lokasi pengungsian Desa Meli, Baebunta. "Tenda pengungsian ini kami beri nama Tenda Tahfidz. Ini merupakan salah satu lokasi pengungsian yang padat dan berada di tengah perkebunan kelapa sawit," paparnya.

Andi melanjutkan, "Tenda Tahfidz ini akan digunakan untuk aktivitas keagamaan para korban banjir yang bermukim di pengungsian Meli. Ini akan menjadi pusat peradaban Islam, Insya Allah, akan lahir banyak generasi tahfidzul Qur'an di sini."

Sahabat, mari terus bersamai saudara-saudara kita di Luwu Utara. Terus dukung dan bantu mereka dengan Sedekah Terbaik.