Irawati Moerid: Petenis Penentu Kemenangan Indonesia pada Sea Games 1991 Mengalami Cedera Ligamen

Irawati Moerid: Petenis Penentu Kemenangan Indonesia pada Sea Games 1991 Mengalami Cedera Ligamen

Bagi SObat baik generasi 90-an, nama Irawati Moerid pastinya tak asing lagi. Di tangannya, Sang Saka Merah Putih berkibar gagah keluar sebagai juara umum pada perhelatan akbar olahraga negara-negara Asean, Sea Games 1991.

Wanita kelahiran Manado, 31 Oktober 1969 ini telah banyak mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dari kerja keras dan keuletannya mendalami bidang olahraga cabang tenis inilah, ratusan mendali dan berbagai prestasi diraih.

Bagi Bunda Ira (red: sapaanya kini), berjuang tuk mengharumkan nama Indonesia di mata dunia adalah impian terbesarnya. Ini bukan omong kosong, dibuktikan dengan prestasi demi prestasi yang ia persembahkan untuk Ibu Pertiwi tercinta.

Semasa kariernya sebagai atlet profesional, Bunda Ira telah menyumbangkan 1 medali perak dan 1 perunggu pada Asian Games 1990. Tak hanya itu, ia juga meraih 2 medali emas dan 1 perak sebagai kunci kemenangan Indonesia sebagai juara umum pada Sea Games 1991. 

Prestasi yang sama ia ulang pada perhelatan Sea Games 1997  di Jakarta dengan meraih 1 medali emas dan 1 perunggu. Prestasi yang diuraikan di atas hanya sebagian dari apa yang Bunda Ira persembahkan untuk mengharumkan nama Indonesia.

Setelah pensiun sebagai atlet profesional, Bunda Ira aktif sebagai seorang pelatih dan bermain dalam perbagai kegiatan olahraga. Namun, kini langkahnya harus terhenti akibat cedera Ligamen yang ia derita. Butuh biaya yang tidak sedikit tuk mengobati penyakit yang ia derita, biaya yang harus ditanggung pun sangat besar.

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan yang Bunda Ira lakukan tuk mengharumkan nama Indonesia di masa mudanya. Melalui SedekahOnline.com, kami mengajak SObat baik tuk memberikan kado biaya pengobatan untuknya.  

Klik untuk donasi: https://sedekahonline.com/campaign/view/kadountukatlet

MRIM